Kamis, 23 April 2026



Dalam sejarah peradaban, kegelapan sering kali bukan berarti ketiadaan cahaya matahari, melainkan ketiadaan akses terhadap ilmu pengetahuan. Ribuan tahun lalu, Nabi Muhammad SAW hadir di tengah masyarakat Jahiliyah untuk membawa misi Minaz-Zulumati ilan-Nurmengeluarkan umat manusia dari kegelapan kebodohan menuju terangnya cahaya Islam. Semangat transendental inilah yang kemudian beresonansi kuat dalam perjuangan Raden Ajeng Kartini di tanah Jawa.

Menuntut Ilmu: Mandat Ilahi yang Universal

Islam menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama martabat manusia. Melalui sabdanya, Nabi Muhammad SAW menegaskan:

"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim laki-laki dan Muslim perempuan."

Perintah ini menghapuskan kasta gender dalam ranah intelektual. Kartini, melalui kegelisahannya, secara tidak langsung mengamalkan esensi hadis ini. Beliau mendobrak tembok pingitan karena yakin bahwa perempuan yang berilmu adalah pilar utama peradaban. Bagi Kartini, seorang ibu yang cerdas adalah guru pertama (Madrasatul Ula) yang akan melahirkan generasi unggul.

Dari Jahiliyah Menuju Pencerahan

Misi Nabi Muhammad adalah meruntuhkan tatanan Jahiliyah yang menindas hak-hak kemanusiaan, terutama perempuan. Berabad-abad kemudian, Kartini menghadapi situasi serupa di bawah kolonialisme dan adat yang mengekang.

Persamaan misi keduanya terletak pada kata "Pencerahan":

Habis Gelap Terbitlah Terang: Judul legendaris buku Kartini sebenarnya adalah refleksi dari prinsip Al-Qur'an (QS. Al-Baqarah: 257) tentang Tuhan yang membimbing hamba-Nya keluar dari kegelapan menuju cahaya.

Perjuangan Kartini adalah manifestasi nyata dari ajaran Islam tentang kemuliaan ilmu. Beliau membuktikan bahwa menjadi seorang muslimah yang taat bukan berarti harus terpenjara dalam ketidaktahuan. Sebaliknya, pendidikan adalah alat untuk memenuhi tugas manusia sebagai khalifah di bumi.

Kini, kita memahami bahwa memuliakan perempuan dengan pendidikan bukan sekadar tuntutan zaman atau tren emansipasi, melainkan pemenuhan kewajiban agama yang telah digariskan oleh Rasulullah SAW. Warisan Kartini dan ajaran Nabi bertemu pada satu titik terang: bahwa hanya dengan ilmu pengetahuan, sebuah bangsa dapat benar-benar merdeka dan bermartabat.

 

 

 

Minggu, 01 Februari 2026

 Senam Jumat Sehat



 

Selasa, 13 Januari 2026

 

 
Alhamdulillah kita semua sudah memasuki semester kedua di tahun ajaran 2025/2026.
Kalau di semester 1 dulu kita banyak berlomba meraih juara dan piala, 
di semester 2 ini saatnya belajar penuh waktu.
 
Selamat untuk kalian yang berprestasi, selamat belajar semoga seluruh siswa-siswi 
SDIT Bina Insan Mulia menjadi generasi Islami yang sholih sholihah, aamiin.
 
AYO SEKOLAH DI 
 SDIT BINA INSAN MULIA
JATIROTO
 
 


 

Senin, 17 November 2025



Assalamu'alaikum sahabat
 
Kali ini kita akan berkenalan dengan sahabat kita yang hobby sepakbola. Namanya NAHIDH FAIRUZ ZAMAN rumahnya di Pandeyan Jatisrono. Punya hobby main bola dia bergabung dengan Sekolah Sepakbola. Dari hasil latihannya banyak piala telah dia raih bersama TIMnya, salah satunya adalah dalam kejuaraan Festival Sepakbola Garuda Anak Nusantara. 
 
Berlangsung di lapangan Stadion Cemani dia bersama TIM berhasil memboyong Juara II untuk kelompok KU - 2016. Mantap deh pokoknya, semangat.
 
 
Diajang lomba turnamen lainnya, Nahidh bersama TIM juga pernah mendapatkan Juara III. Keren pool.

Jadi sekolah di SDIT itu kalian tetap bisa mengembangkan bakat dan hobby kalian masing-masing. Sholih dan sholihah islami namun tetap berprestasi sesuai bakat masing-masing.

 SELAMAT UNTUK SANG JUARA. 



Assalamu'alaikum sahabat,

Kembali kami menyapa berbagi cerita tentang lomba yang diikuti oleh siswa-siswi santri SDIT Bina Insan Mulia Jatiroto.

Kok judulnya TIGA PIALA ???
Alhamdulillah, memang dapat tiga piala di empat cabang lomba yang digelar oleh SMP Negeri 2 Jatiroto dalam rangka Hari Ulang Tahun nya yang ke-31. 

Di ulang tahun ke-31 SMPN 2 Jatiroto menggelar lomba JAGAKARSA dengan cabang lomba meliputi Olahraga Volly, Keagamaan Hifdzil Qur'an, Seni Gambar bercerita dan Seni Menyanyi Solovokal.

Dari keempat cabang lomba tersebut, SDIT Bina Insan Mulia mengirimkan siswa untuk ikut berlomba meraih juara dan alhamdulillah para siswa merain juara di cabang lomba :

  • Juara 1 Hifdzil Qur'an (Mbak Bilqis)
  • Juara 2 Seni Gambar bercerita (Mbak Nuha)
  • Juara 2 Menyanyi Solo Vokal (Mbak Izzata)

Selamat untuk para juara, 

Berikut sebagian dokumentasi penyerahan piala dan piagam di acara puncak HUT SMPN 2 Jatiroto.




 

AYO SEKOLAH di SDIT Bina Insan Mulia

Islami, Mandiri dan Berprestasi

INFO Indent Kursi (titip nama) WA. 0858-7671-0530 (Ust.Dian)
 




Assalaamu'alaikum sahabat,

Kali ini ada berita baru yang menggembirakan dan membanggakan nih.  Tanggal 15 November 2025 SAKO Pramuka SIT Kabupaten Wonogiri mengadakan lomba SCOUTING SKILL tingkat kabupaten. 

Lomba ini diikuti oleh SDIT sekabupaten Wonogiri. Untuk cabang lombanya meliputi : PBB, Yel-yel Regu, Hifzil Qur'an, Menaksir tinggi, Hasta Karya, Pionering, Sandi dan juga Semaphore.

SDIT Bina Insan Mulia mengirimkan 1 Regu Putra dan 1 Regu Putri dengan total siswa 20 siswa pramuka penggalang. 

Yang menggembirakan adalah alhamdulillah kita memboyong 4 piala dalam lomba tersebut. Piala yang kita raih diantaranya adalah :

  • Juara 2 Hasta Karya Putri
  • Juara 2 Sandi Kotak Putra
  • Juara 3 Hifzil Putra
  • Juara 3 Hasta Karya Putra 

Keren dan terus semangat, InsyaAllah di event lomba berikutnya lebih banyak lagi piala yang bisa kita bawa pulang ke Gudep SDIT Bina Insan Mulia.

Dan semoga nilai-nilai positif Dasa Darma Pramuka yang meliputi :

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan kesatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, terampil, dan gembira
  7. Hemat, cermat, dan bersahaja
  8. Disiplin, berani, dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan  
bisa membentuk karakter positif pramuka siswa SDIT Bina Insan Mulia, aamiin.
 
Berikut beberapa dokumentasinya, terimakasih. 



 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


 
 
 
 
 
 
 
 
 

AYO SEKOLAH di SDIT Bina Insan Mulia

Islami, Mandiri dan Berprestasi

INFO Indent Kursi (titip nama) WA. 0858-7671-0530 (Ust.Dian)

 

Rabu, 17 September 2025

 

Bismilllahirrahmanirrahim

Hari Rabu 17 September 2025, SDIT Bina Insan Mulia kedatangan tamu.

Siapa tuuh ???

Pengin tahu atau pengin tau bangeeeet ??

Tamu hari ini adalah beliau-beliau TIM Kesehatan dari Puskesmas Jatiroto Wonogiri, dalam rangkaian kegiatan PKG (Pemeriksaan Kesehatan Gratis) untuk siswa-siswi di kecamatan Jatiroto. Alhamdulillah PKG hari ini jadwalnya di SDIT Bina Insan Mulia. Dari pantauan Humas SDIT BIM, yang berkenan hadir diantaranya beliau dr.Netta beserta delapan anggota/perawat TIM Medis. 

Kegiatan PKG kali ini meliputi:

Pengukuran Antropometri: Pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut. Ini untuk menilai status gizi dan risiko penyakit terkait, seperti diabetes dan penyakit jantung.

Pemeriksaan status gizi : terdiri dari penimbangan berat dan dan pengukuran tinggi badan untuk dapat menilai status gizi anak apakah baik, kurus, lebih , atau obesitas. 

Pemeriksaan Fisik: Pemeriksaan tekanan darah, denyut nadi, kesehatan mata telinga dan pemeriksaan fisik dasar lainnya untuk mendeteksi tanda-tanda awal masalah kesehatan. 

Pemeriksaan tajam penglihatan : dilakukan dengan menggunakan kartu E atau snellen chart untuk memeriksa kelainan mata, diperiksa dari jarak 6 meter, diperiksa secara bergantian mata kanan dan kiri. 

Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut : mendeteksi tanda awal masalah gigi dan gusi, yaitu pemeriksaan gigi karies, gigi berlubang, dan masalah gusi. 

Pemeriksaan tanda vital : memeriksa tekanan darah anak untuk mendeteksi kelainan jantung.

Edukasi Kesehatan: Memberikan penyuluhan tentang gizi seimbang, pentingnya olahraga, bahaya merokok, atau cara menjaga kebersihan diri.

Edukasi : dilakukan edukasi tentang pencegahan gigi karies dan gigi kotor dengan sikat gigi rutin 2 x sehari pagi dan malam sebelum tidur. pentingnya menjaga kesehatan mata dengan metode 20:20:20, istirahat mata setelah 20 menit beraktivitas, dengan melihat benda benda yang jauh sekitar 6 meter, selama minimal 20 detik. edukasi makan - makanan yang bergizi sesuai dengan isi piringku yang terdiri dari makanan pokok, sayur, lauk dan buah. 

Beberapa hasil yang didapat adalah banyak anak yang penglihatan atau matanya tidak normal atau membutuhkan kacamata tapi tidak punya kacamata.

Hasil-hasil tersebut nanti akan kita sampaikan ke orang tua, InsyaAllah bersamaan dengan Rapotan Test Ujian Tengah Semester (ASTS: Asesmen Sumatif Tengah Semester)